Kolaborasi LAM kota Jambi dengan BPM

Admin

04 Juni 2026

cover

LAM Jambi dan BPMP Provinsi Jambi Kolaborasikan Kearifan Lokal dalam Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Jambi, 4 Juni 2026 – Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kota Jambi berkolaborasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi dalam mendukung implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Salah satu fokus kolaborasi tersebut adalah penguatan nilai kearifan lokal melalui tradisi Makan Benampan Duduk Besilo, yang akan diperkenalkan sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik. BPMP Provinsi Jambi memang tengah melaksanakan sosialisasi G7KAIH kepada pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

image-content

Dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di BPMP Provinsi Jambi, perwakilan dari LAM Jambi Kota Jambi Sekretaris Umum LAM Jambi Kota Jambi Datuk Drs. Aprizal, MM Dpt  turut menjadi narasumber untuk menjelaskan nilai-nilai budaya dan filosofi yang terkandung dalam tradisi tersebut. Tradisi Makan Benampan Duduk Besilo dinilai sejalan dengan semangat Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya dalam menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, sopan santun, dan penghormatan terhadap budaya daerah. BPMP Jambi sebelumnya juga telah membahas penyelarasan tradisi ini dengan program pendidikan karakter di sekolah.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, telah dibentuk tim khusus yang akan menyusun konsep, mekanisme, serta langkah-langkah implementasi di lingkungan pendidikan. Saat ini kegiatan masih berada pada tahap sosialisasi kepada perwakilan kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

image-content

Rencananya, kegiatan Makan Benampan Duduk Besilo akan dilaksanakan secara lebih luas pada Februari 2027 sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu Jambi dapat terus diwariskan kepada generasi muda serta menjadi bagian penting dalam membentuk anak-anak Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya sa