Berita Kegiatan Lomba Seloko Adat Melayu Jambi 8–9 Juli 2026

Admin

04 Juni 2026

cover


LAM Jambi Kota Jambi akan MengGelar Lomba Seloko Adat Melayu Jambi untuk Lestarikan Warisan Budaya

Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kota Jambi akan menyelenggarakan Lomba Seloko Adat Melayu Jambi pada tanggal 8–9 Juli 2026 sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan kembali nilai-nilai adat Melayu kepada generasi muda. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus regenerasi pelestari adat yang memahami filosofi, etika, dan kearifan lokal yang terkandung dalam seloko adat Melayu Jambi. Tradisi seloko merupakan salah satu warisan budaya lisan yang menjadi pedoman hidup masyarakat Melayu Jambi dan terus dijaga keberlangsungannya hingga saat ini.

Lomba yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Para peserta menampilkan kemampuan berbahasa, pemahaman adat, serta keterampilan menyampaikan seloko yang sarat dengan pesan moral, etika, dan nilai kehidupan masyarakat Melayu.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya daerah. Melalui lomba ini diharapkan semakin banyak generasi penerus yang mampu memahami, mengamalkan, dan menyebarluaskan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Seloko Adat Melayu Jambi.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat. Para peserta dan tamu undangan mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi.

LAM Jambi berharap Lomba Seloko Adat Melayu Jambi dapat terus menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat karakter masyarakat serta menjaga eksistensi adat Melayu sebagai bagian penting dari jati diri daerah. Semangat pelestarian budaya melalui lomba ini sejalan dengan berbagai program penguatan adat yang selama ini dijalankan oleh LAM dan pemerintah daerah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai adat Melayu Jambi tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang beradat, berbudaya, dan berkarakter.